asuransi kapal

marine hull

SEKILAS PRODUK
Marine Hull & Machinery Insurance merupakan asuransi yang memberikan jaminan kerusakan atau kerugian terhadap kapal, mesin, dan perlengkapannya dari bahaya laut dan risiko pelayaran.

MANFAAT YANG DIBERIKAN
Secara umum, Hull & Machinery Insurance memberikan jaminan atas:

  1. Pertanggungan ini menjamin kerugian atas atau kerusakan pada obyek pertanggungan yang disebabkan oleh:
    • bahaya-bahaya laut, sungai, danau atau perairan lainnya yang dapat dilayari
    • kebakaran, ledakan
    • pencurian dengan kekerasan oleh orang-orang dari luar Kapal Yang Dipertanggungkan
    • pembuangan bagian dari Kapal Yang Dipertanggungkan
    • perompakan
    • kerusakan atau kecelakaan pada instalasi atau reaktor nuklir
    • benturan dengan pesawat terbang atau benda-benda lain yang sejenisnya, atau benda yang jatuh dari benda-benda yang disebutkan pertama di atas, alat angkutan darat, peralatan atau instalasi dok atau pelabuhan
    • gempa bumi, letusan gunung berapi atau sambaran petir
  2. Pertanggungan ini menjamin kerugian atau kerusakan pada obyek pertanggungan yang disebabkan oleh:
    • kecelakaan dalam pemuatan pembongkaran atau penggeseran barang muatan atau bahan bakar
    • meledaknya boiler, patahnya as-as atau poros-poros pada mesin atau cacat tersembunyi pada mesin atau badan atau rangka Kapal Yang Dipertanggungkan
    • kelalaian Nakhoda, Perwira, Awak Kapal Yang Dipertanggungkan atau Pandu
    • kelalaian bengkel perbaikan atau pencarter asalkan bengkel perbaikan atau pencarter tersebut bukan merupakan Tertanggung pada pertanggungan ini
    • tindakan Nakhoda, Perwira atau Awak Kapal dengan tujuan untuk merugikan kepentingan Pemilik Kapal Yang Dipertanggungkan,, asalkan kerugian atau kerusakan tersebut terjadi bukan karena kurangnya kepedulian yang semestinya dari Tertanggung, Pemilik atau Pengelola Kapal tersebut.
  3. Nakhoda, Perwira, Awak Kapal dari Kapal Yang Dipertanggungkan atau Pandu tidak dianggap sebagai Pemilik Kapal Yang Dipertanggungkan dalam pengertian ini jika mereka memiliki saham pada Kapal tersebut.

 
Terdapat 3 (tiga) pilihan klausul yang sering digunakan dalam Hull & Machinery Insurance, yaitu:

  1. Institute Time Clauses – Hulls 1/10/83 Clause 280 dengan jaminan Comprehensive;
  2. Institute Time Clauses – Hulls 1/10/83 Clause 284 dengan jaminan Total Loss Only, General Average, 3/4THS Collision Liability (including Salvage, Salvage Charges and Sue and Labour)
  3. Institute Time Clauses – Hulls 1/10/83 Clause 289 dengan jaminan Total Loss Only (including Salvage, Salvage Charges and Sue and Labour)

 
Jaminan Tambahan (Optional):

  • 4/4THS Collision Liability
  • 4/4THS RDC & FFO
  • Institute War and Strike
PENGECUALIAN POLIS
Penanggung tidak memberikan jaminan atas biaya-biaya berikut ini:

  1. pemindahan atau penyingkiran benda-benda yang menjadi penghalang, benda-benda rongsokan, barang-barang muatan atau benda-benda lain apapun;
  2. harta benda atau benda-benda nyata atau pribadi apapun jenisnya kecuali kapal lain atau harta benda pada kapal lain;
  3. barang muatan atau harta benda lain yang berada di atas atau yang diangkut pada Kapal Yang Dipertanggungkan;
  4. hilangnya jiwa, cedera badan atau sakit;
  5. polusi atau kontaminasi dari harta benda nyata atau pribadi atau benda apapun (kecuali kapal lain dengan mana Kapal Yang Dipertanggungkan bertabrakan atau harta benda pada kapal lain tersebut).

 
Pengecualian lain yang terdapat pada polis Machinery & Hull Insurance:

  1. Pengecualian risiko perang
  2. Pengecualian risiko pemogokan
  3. Pengecualian risiko perbuatan jahat
  4. Pengecualian risiko nuklir
INFORMASI PENTING
A. KAPAL YANG DAPAT DIASURANSIKAN
Hampir semua jenis kapal dapat diasuransikan di bawah polis Hull & Machinery Insurance. Sebagai syarat minimum adalah sebagai berikut:

  • Memiliki sertifikat Classification (Klas) yang masih berlaku
  • Dokumen wajib perkapalan lengkap dan masih berlaku
  • Usia kapal yang memenuhi syarat:
    • High Speed Ferries: 5 Tahun
    • General Cargo: 20 Tahun
    • Tug boat, Barge, LCT, Dregger, Supply Vessel: 15 Tahun
    • Tanker: 25 Tahun
    • Cruise Vessel: 20 Tahun
    • Fiber Vessel (penggunaan pribadi atau wisata): 5 Tahun
    • Wooden Phinisi (penggunaan wisata): 5 Tahun

Di luar ketentuan di atas hanya dapat diberikan dengan pertimbangan-pertimbangan khusus (business consideration).

 
B. CLASSIFICATION WARRANTY
Polis Hull & Machinery Insurance sangat mewajibkan status klas kapal active selama periode polis berjalan (atau saat terjadinya kerugian yang menyebabkan klaim). Kegagalan dalam memenuhi kewajiban ini menyebabkan polis menjadi batal secara otomatis, sehingga pertanggungan asuransi menjadi tidak berlaku.

 
C. JENIS JAMINAN

  1. Comprehensive
    Memberikan jaminan gabungan atas kerusakan sebagian (partial loss) maupun kerusakan total (total loss).
  2. Total Loss Only
    Terdiri dari:

    1. Actual Total Loss
      • kapal hancur atau musnah (destroyed); atau
      • Tertanggung tidak dapat memiliki kembali kapalnya (irretrievably deprived); atau
      • Kapal telah dinyatakan hilang.

      Misalnya, kapal terbakar sampai musnah, hancur, tenggelam tidak dapat diambil lagi, atau dinyatakan hilang setelah tidak diketemukan lebih dari 6 bulan sejak pelayaran terakhirnya.

    2. Constructive Total Loss
      • Tertanggung tidak dapat memiliki kembali kapalnya (deprived) dan estimasi biaya untuk mendapatkannya kembali lebih besar dari pada nilai kapal tersebut bila berhasil diselamatkan.
      • Kapal rusak sedemikian rupa sehingga biaya perbaikan lebih besar dari harga asuransi (insured value).

      Misalnya, kapal tenggelam (bisa diambil), kandas, karam, terbakar, tabrakan namun biaya perbaikan dan biaya mendapatkannya kembali lebih besar dari harga asuransi (insured value).

PREMI YANG HARUS DIBAYARKAN
Tarif Premi sangat bergantung pada “Underwriting Information” berikut ini:

  • Jenis Kapal, Usia, Tonase, dan Klas
  • Jenis Barang yang diangkut (untuk kapal angkutan)
  • Trading Area atau Navigasi
  • Luas Jaminan dan Harga Pertanggungan
  • Pengalaman Asuransi dan Loss Record
  • Jumlah kapal (fleet) yang diasuransikan

 
Berdasarkan pengalaman kami, tarif premi berkisar di 0.65 – 2.00% dari Harga Pertanggungan.

PROSEDUR KLAIM
  1. Dalam hal kecelakaan dimana kerugian atau kerusakan dapat menimbulkan suatu klaim pada pertanggungan ini, pemberitahuan tentang kerugian atau kerusakan itu harus diberikan kepada Penanggung sebelum dilakukan survey dan juga, jika Kapal Yang Dipertanggungkan berada di luar negeri, kepada Agen Lloyd terdekat sehingga seorang surveyor dapat ditunjuk untuk mewakili Penanggung jika Penanggung menghendaki hal itu.
  2. Penanggung berhak untuk menentukan ke pelabuhan mana Kapal Yang Dipertanggungkan harus dibawa untuk menjalani doking atau perbaikan (biaya tambahan sebenarnya dari pelayaran tersebut yang timbul dari pemenuhan persyaratan yang ditetapkan oleh Penanggung tersebut akan dibayar kembali oleh Penanggung kepada Tertanggung) dan Penanggung mempunyai hak veto mengenai suatu tempat perbaikan atau sebuah perusahaan perbaikan.
  3. Penanggung dapat juga melakukan tender atau meminta dilakukannya tender lebih lanjut untuk perbaikan Kapal Yang Dipertanggungkan. Jika tender tersebut telah dilakukan dan suatu tender telah diterima oleh Tertanggung atas persetujuan Penanggung, Penanggung akan memberikan uang tunjangan dengan jumlah yang dihitung atas dasar rate 30% per tahun terhadap nilai pertanggungan untuk waktu yang hilang antara pengiriman undangan-undangan untuk tender yang diminta oleh Penanggung tersebut dan penerimaan suatu tender sepanjang bahwa waktu tersebut telah hilang semata-mata sebagai akibat dari tender yang telah dilakukan tersebut dan dengan ketentuan bahwa tender tersebut diterima tanpa keterlambatan setelah penerimaan persetujuan Penanggung. Pengurangan sebagaimana mestinya akan dikenakan terhadap uang tunjangan sebagaimana tersebut di atas untuk jumlah-jumlah yang diperoleh terkait dengan bahan bakar dan perbekalan Kapal Yang Dipertanggungkan dan upah dan uang harian Nakhoda, para Perwira dan Awak Kapal atau Anggota Awak Kapal, termasuk jumlah-jumlah yang diperkenankan sebagai kerugian umum, dan untuk jumlah-jumlah yang diperoleh kembali dari pihak ketiga terkait dengan ganti rugi karena tertahannya Kapal Yang Dipertanggungkan tersebut lebih lama dari yang seharusnya untuk pelaksanaan pemuatan barang dan/ atau kehilangan keuntungan dan/ atau biaya operasional, untuk periode berlakunya pemberian uang tunjangan tender tersebut atau bagian dari uang tunjangan tender tersebut. Apabila suatu bagian dari biaya perbaikan kerusakan selain suatu risiko sendiri yang telah ditetapkan pada pertanggungan ini tidak dapat diklaim penggantiannya dari Penanggung maka uang tunjangan tersebut akan dikurangi dengan proporsi yang sama.
  4. Dalam hal terjadi kegagalan dalam memenuhi syarat-syarat tersebut, maka potongan sebesar 15% dari jumlah klaim yang pasti akan dikenakan.
PROSEDUR PERMOHONAN
Hubungi kami melalui email bondan@pusatasuransi.com dengan melampirkan:

  1. Dokumen Kapal: Sertifikat Class Lambung/Mesin, Pas Besar, laporan Docking terbaru
  2. Informasikan kepada kami:
    • Area Pelayaran Kapal
    • Lokasi terakhir kapal
    • Jenis Cargo yang diangkut
    • Pemohon bertindak sebagai apa? Pemilik, Penyewa, atau Ship Builder
    • Harga Pertanggungan Kapal
  3. Copy NPWP (perusahaan) atau KTP (perorangan)
  4. Polis asuransi existing (jika ada)

 
Setelah kami menerima seluruh dokumen dan informasi tersebut, secara umum Penawaran dapat diberikan dalam waktu 5-14 hari kerja. Anda juga dapat berdiskusi kepada kami melalui WhatsApp di +6281331064766.

 

-Produk Asuransi Marine-

yacht

SEKILAS PRODUK
Pleasure Craft Insurance merupakan asuransi yang memberikan paket jaminan kerugian atas kapal yacht atau pleasure craft yang Anda miliki dari berbagai macam risiko.

MANFAAT YANG DIBERIKAN
  1. Hull & Machinery
    Jaminan terhadap kerusakan atau kerugian pada Yacht yang disebabkan oleh risiko-risiko berikut ini:

    • bahaya laut seperti cuaca buruk, tenggelam, tabrakan, dan lain-lain (perils of the seas)
    • kebakaran, ledakan
    • pembuangan kargo ke laut (jettison)
    • perompakan (piracy)
    • tabrakan dengan dok, pelabuhan, kendaraan atau pesawat terbang
    • gempa bumi, letusan gunung berapi, sambaran petir
    • kecelakaan pada waktu bongkar muat peralatan, mesin atau bahan bakar
    • perbuatan jahat dan pencurian
    • kelalaian nahkoda dan crew
  2.  

  3. Third Party Liability (Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga)
    Menjamin Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga yang disebabkan oleh kecelakaan operasional dari Yacht (atau Speed Boat) yang meliputi:

    • Property Damage: kerusakan pada kapal lain atau harta benda lainnya
    • Bodily Injury: cidera badan atau kematian orang di sekitar kapal atau di kapal lainnya
    • Legal Costs: biaya-biaya hukum sehubungan dengan penyelesaian perkara
    • Removal of Wreck: biaya-biaya pengangkatan atau untuk menyingkirkan puing-puing kapal
  4.  

  5. Personal Accident for Crews and Passengers (Kecelakaan Diri Operator dan Penumpang)
    Memberikan santunan kematian atau cacat tetap (death and disablement) atas kecelakaan diri pada operator atau penumpang (crews and passengers).
  6.  

  7. Personal Effects (Barang-barang dan perlengkapan pribadi)
    Memberikan ganti rugi terhadap kerusakan atau kehilangan barang-barang dan perlengkapan pribadi operator atau penumpang (crews and passengers) yang berada di kapal pada saat terjadinya kecelakaan, seperti pakaian, tas, dan perlengkapan lainnya, namun tidak termasuk uang atau cek dan perhiasan.
PENGECUALIAN POLIS
No claim shall be allowed in respect of any:

  1. Outboard motor dropping off or falling overboard
  2. Ship’s boat having a maximum designed speed exceeding 17 knots, unless such boat is specially covered herein and subject also to the conditions of the Speedboat Clause 19 below, or is on the parent Vessel or laid up ashore
  3. Ship’s boat not permanenetly marked with the name of the parent Vessel
  4. Sails and protective covers split by the wind or blown away while set, unless in consequence of damage to the spars to which sails are bent, or occasioned by the Vessel being stranded or in collision or contact with any external substance (ice included) other than water
  5. Sails, masts, spars or standing and running rigging while the Vessel is racing, unless the loss or damage is caused by the Vessel being stranded, sunk, burnt, on fire or in collision or contact with any external substance (ice included) other than water
  6. Personal effects
  7. Consumable stores, fishing gear or moorings
  8. Sheathing, or repairs thereto, unless the loss or damage has been caused by the Vessel being stranded, sunk, burnt, on fire or in collision or contact with any external substance (ice included) other than water
  9. Loss or expenditure incurred in remedying a fault in design or construction or any cost or expense incurred by reason of betterman or alteration in design or construction
  10. Motor and connections (but not strut shaft or propeller) electrical equipment and batteries and connections, where the loss or damage has been caused by heavy whether, unless the loss or damage has been caused by the Vessel being immersed, but this clause 10.10 shall not exclude loss or damage caused by the Vessel being stranded or in collision or contact with another vessel, pier or jetty.
INFORMASI PENTING
  1. Karakteristik Kapal Pesiar (Yacht) dan Speed Boat adalah pada ukuran dan beratnya yang kecil, umumnya terbuat dari bahan fiberglass yang ringan, kecepatannya umumnya tidak lebih dari 17 knots, dan area navigasi pada kawasan tidak lebih dari radius 30 mil dari garis pantai.
  2. Yacht dan Speed Boat umumnya digunankan untuk keperluas rekreasi (leisure) atau untuk crew transportation.
  3. Policy Warranty
    • Warranted Pleasure Craft License and all local statutory certificates to be valid and maintained at the time of accident.
    • Warranted vessel to be properly moored / kept at licensed boatel’s / sailing club’s premises when not in use.
    • Warranted person piloting the insured vessel holds a valid license and maintained at the time of accident.
    • Warranted the number of passenger carried does not exceed the number allowed by the port of authority of the insured vessel.
    • Warranted documents of boat must be valid maintain at the time of accident.
  4. Deductibles
    • Hull & Machinery : 0.5% from vessel value on all claims each accident or occurence except Total and/or Constructive Total Loss
    • Legal Liability Cover : 0.5% from vessel value each and every loss in respect of third party property damage only
PREMI YANG HARUS DIBAYARKAN
Tarif Premi sangat bergantung pada “Underwriting Information” berikut ini:

  • Jenis Kapal, Usia, dan Tonase
  • Trading Area atau Navigasi
  • Luas Jaminan dan Limit of Liability
  • Pengalaman Asuransi dan Loss Record

Berdasarkan pengalaman kami, tarif premi Pleasure Craft Insurance berkisar di 1.50 – 2.75% dari Harga Pertanggungan.

PROSEDUR KLAIM
  1. Report the accident to the port authorities, when appropriate
  2. Do not negotiate, settle, or admit any liability to a third party, and do not waive any right against any other parties
  3. Safely berth the vessel for inspection or investigation
  4. Keep the damaged equipment / parts for inspection
  5. Provide the following documents without delay:
    • Incident report detailing the circumstances of the accident
    • Photos of the damage
    • Repair quotation
    • Copies of the vessel license and the master certificate (if applicable)
    • Maintenance records
PROSEDUR PERMOHONAN
Informasikan “Underwriting Information” dan lampirkan spesifikasi Yacht melalui email kami ke: bondan@pusatasuransi.com atau melalui WhatsApp di +6281331064766.

 

-Produk Asuransi Marine-

protection and indemnity

SEKILAS PRODUK
Shipowners Protection & Indemnity (P&I) memberikan perlindungan atas kewajiban operasional perusahaan pemilik kapal atas tuntutan pihak ketiga.

MANFAAT YANG DIBERIKAN
Secara umum, jaminan yang diberikan adalah sebagai berikut:

  1. Biaya hukum dan pembelaan
  2. Tabrakan kapal
  3. Kerusakan dan kerugian kargo
  4. Cidera atau kematian dari awak kapal
  5. Kontak terhadap benda mengambang (fixed & floating object)
  6. Penyingkiran bangkai kapal (wreck removal) dan tanggungjawab polusi
PENGECUALIAN POLIS
Berikut ini adalah pengecualian secara umum pada jaminan Shipowners P&I:

  1. kerugian komersial
  2. kerugian yang timbul akibat kesulitan keuangan atau kecurangan
  3. perdagangan gelap dan tidak bertanggung jawab
  4. penyakit yang timbul akibat hubungan kerja atau cidera kumulatif
  5. senjata radioaktif, kontaminasi, kimia, biologis, bio-kimia, dan elektromagnetik
  6. perang
  7. penggantian kerugian atas tanggung jawab hukum kontrak
  8. serangan internet (cyber attack)
  9. klaim yang terkait dengan larangan dan batasan berdasarkan resolusi PBB, sanksi perdagangan, sanksi ekonomi, hukum dan perundang-undangan Uni Eropa, Kerajaan Inggris dan Amerika Serikat
INFORMASI PENTING
A. WRECK REMOVAL INSURANCE
Khusus kapal yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia dan Timor Leste, diwajibkan minimal memiliki sertifikat Jaminan Penyingkiran Bangkai Kapal & Polusi. Anda dapat memilikinya melalui produk Wreck Removal & Pollution Liability Insurance. Produk tersebut merupakan produk Protection & Indemnity tetapi hanya terbatas untuk menjamin penyingkiran bangkai kapal dan polusi saja.

 
B. KAPAL YANG DAPAT DIASURANSIKAN
Hampir semua jenis kapal dapat diasuransikan, dengan syarat utama memiliki surat klas yang terdaftar pada International Association of Classification Societies (IACS), termasuk Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk kapal yang beroperasi di perairan Indonesia. Memiliki polis Marine Hull juga menjadi nilai tambah.

 
C. FIXED vs MUTUAL PREMIUM/CALL
Terdapat 2 mekanisme pembayaran, yakni premi yang bersifat Fixed dan Mutual. Fixed Premium berarti preminya bersifat tetap, tidak berubah, dan final untuk selama periode pertanggungan. Sedangkan pada Mutual Premium/Call, dapat terjadi perubahan biaya dalam periode pertanggungan apabila premi yang terkumpul tidak mencukupi biaya operasional (supplementary call), pembayaran klaim melampaui limit penutupan (overspill call), bahkan jika pemilik kapal tidak memperpanjang kontrak (release call).

 
D. CONTOH KASUS KLAIM

  1. Cargo Liability
    Sebuah kapal membawa gandum mengalami cuaca buruk dalam perjalanan. Pada saat bongkar muat, bagian dari kargo ditemukan basah dan di sepanjang palka ditemukan genangan air. Sesuai dengan kontrak pengangkutan, dimana aturan Hague – Visby diterapkan, operator memiliki kewajiban untuk memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar. P&I berkewajiban menanggung kewajiban pengangkut sehubungan dengan kargo yang rusak.
  2.  

  3. Crew Liability
    Selama pekerjaan perbaikan di ruang mesin anggota crew jatuh dan mendapat cedera serius di punggungnya. Setelah periode rehabilitasi terbukti bahwa crew tersebut telah mengalami cacat permanen. Menurut kontrak crew, yang menggabungkan istilah dari perjanjian tawar menawar kolektif, anggota bertanggung jawab untuk membayar kompensasi kepada anggota crew. Tingkat kontrak kewajiban adalah untuk kebangsaan dan pangkat kru yang bersangkutan. Maka, P&I bertanggung jawab atas kewajiban pemilik kapal.
  4.  

  5. Collision Liability
    Kapal A bertabrakan dengan kapal B. Kapal A memiliki tanggungg jawab untuk menanggung biaya tabrakan. Kedua kapal harus disalahkan untuk kelalaian dalam sistem navigasi. Peraturan pada Rule 36 untuk mengganti kerugian Anggota dan kewajiban untuk membayar ganti rugi kepada pemilik kapal B, pemilik kargo yang barangnya diangkut oleh kapal B dan crew yang terluka di atas kapal B.
  6.  

  7. Pollution Liability
    Sebuah bulk carrier yang berukuran besar mengalami insiden didekat garis pantai, yang menyebabkan dua tank bunker pecah dan bocor hingga bahan bakar minyak tumpah ke laut. Para petugas pantai dengan sigap membersihkannya, tapi tidak bisa mencegah kontaminasi minyak ke sumber daya alam. Pemilik bertanggung jawab untuk biaya pembersihan dan kompensasi untuk kerusakan pencemaran sesuai dengan ketentuan Konvensi bunker yang telah diberlakukan oleh negara yang bersangkutan. P&I menutupi biaya dan kewajiban yang timbul dari insiden polusi kapal sesuai dengan peraturan 38. Selanjutnya, anggota bertanggung jawab untuk membayar kompensasi sesuai dengan Banker Blue Card yang dikeluarkan sehubungan dengan masuknya kapal.
  8.  

  9. Damage to Fixed and Floating Objects
    Saat kapal berlabuh, kapal menabrak dermaga yang menyebabkan kerusakan untuk dermaga dan peralatan shoreside. Anggota bertanggung jawab atas biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki dermaga dan peralatan, serta kompensasi kepada operator dermaga untuk kerugian yang terjadi ketika sedang tidak beroperasi sampai diperbaiki. Persyaratan yang untuk kapal meliputi tanggung jawab dalam kerugian atau kerusakan benda tetap dan benda mengapung (FFO). Oleh karena itu, P&I bertanggung jawab atas kewajiban pemilik, sesuai dengan Peraturan 37.
  10.  

  11. Wreck Removal
    Sebuah kapal kandas dekat pantai dan dinyatakan mengalami kerusakan total. Otoritas pantai memerintahkan pemilik untuk memindahkan kerusakan itu sebagaimana merupakan sebuah halangan untuk navigasi yang aman. P&I mengcover biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan, pemindahan, kerusakan, pencahayaan dan tanda kerusakan yang saat ini adalah wajib berdasarkan hukum atau legal yang oleh dipulihkan anggota, sesuai dengan peraturan 40.
PREMI YANG HARUS DIBAYARKAN
Tarif Premi/Call sangat bergantung pada “Underwriting Information” berikut ini:

  • Jenis Kapal dan Klas Kapal
  • Usia dan Tonase Kapal
  • Trading Area atau Navigasi
  • Manajemen dan Kepemilikan Kapal
  • Pengalaman Asuransi dan Klaim (Loss Record)
  • Luas Jaminan dan Limit of Liability

Berdasarkan pengalaman kami, umumnya tarif premi berkisar di angka USD 2.50 – 10.00 per GT kapal.

PROSEDUR KLAIM
  1. Menghubungi Penanggung atau Agent Survey sesegera mungkin setelah mengetahui adanya potensi yang dapat menyebabkan kerugian dari pihak ketiga.
  2. Tertanggung tidak diperkenankan memberikan janji penggantian kepada pihak manapun tanpa persetujuan tertulis dari pihak Penanggung.
PROSEDUR PERMOHONAN
Hubungi kami melalui email bondan@pusatasuransi.com dengan melampirkan:

  1. Company Profile
  2. Ship Particular dan Dokumen Klasifikasi

 
Setelah kami menerima seluruh dokumen tersebut, secara umum Penawaran dapat diberikan dalam waktu 5-14 hari kerja. Anda juga dapat berdiskusi kepada kami melalui WhatsApp di +6281331064766.

 

-Produk Asuransi Marine-

marine cargo

SEKILAS PRODUK
Marine Cargo Insurance merupakan asuransi yang memberikan jaminan kerugian atas muatan atau kargo terhadap risiko-risiko yang dijamin dalam Klausul Institusi Kargo (Institute Cargo Clause) yang tercantum dalam Polis, yang berlaku sejak saat barang diangkut dan meninggalkan gudang atau tempat penyimpanan yang disebutkan dalam polis sebagai awal dimulainya perjalanan, dan berlaku selama perjalanan yang wajar sampai lokasi tujuan akhirnya di saat muatan telah diturunkan dari alat angkut terakhir.

MANFAAT YANG DIBERIKAN
PERILS COVEREDICC AICC BICC C
Fire or ExplosionYesYesYes
Vessel being stranded, grounded, sunk or capsizedYesYesYes
Overturning or derailment of land conveyanceYesYesYes
Collision or contact of vessel or conveyance with external object other than waterYesYesYes
Discharge of cargo at a port of distressYesYesYes
General average sacrificeYesYesYes
JettisonYesYesYes
Entrance of sea water into the vessel, hold the vessel, container, liftvan or storageYesYesNo
Washing overboardYesYesNo
Earthquake, volcanic eruption or lightningYesYesNo
Any other risks that are not listed on the policy exclusionYesNoNo

 
Policy Wording:

  1. Institute Cargo Clause (A)
  2. Institute Cargo Clause (B)
  3. Institute Cargo Clause (C)
  4. Policy Wording lain yang umum digunakan secara internasional seperti Institute Cargo Clause (Air), Institute Coal Clause, Institute Frozen Food Clause, Institute Frozen Meat Clause, Institute Bulk Oil Clause, yang menyesuaikan dengan jenis muatan yang diangkut
  5. Policy Wording yang hanya digunakan di Indonesia seperti Polis Standar Asuransi Pengangkutan Barang Indonesia (PSAPBI), dan Asuransi Pengangkutan Darat (DAI)
PENGECUALIAN POLIS
PENGECUALIAN UMUM

  1. Kesalahan yang disengaja oleh tertanggung
  2. Kebocoran, berkurangnya berat atau volume, atau keausan yang wajar
  3. Pengemasan/packing yang tidak memadai
  4. Sifat alamiah dari barang
  5. Keterlambatan
  6. Kegagalan keuangan dari pemilik, pengelola, pencarter atau operator kapal
  7. Kerusakan/kejahatan yang disengaja oleh tindakan orang lain (khusus Clause B dan Clause C)
  8. Senjata nuklir atau bahan radioaktif
  9. Ketidak-laikan dan Ketidak-sempurnaan alat angkut
  10. Perang
  11. Pemogokan, huru-hara, kerusuhan, terorisme atau motif politik
  12. Penyitaan barang oleh pihak yang berwenang

 
dan pengecualian-pengecualian lainnya yang dapat ditambahkan di polis, tergantung jenis atau kondisi pengiriman/pengangkutan.

INFORMASI PENTING
A. JENIS POLIS ASURANSI

  1. Single Shipment Policy, yaitu jenis polis untuk pengangkutan yang hanya sekali saja. Setiap permintaan dan persetujuan penjaminan asuransi harus terjadi sebelum loading cargo di gudang/pelabuhan. Perusahaan asuransi akan menerapkan ketentuan “Subject To No Claim” per tanggal persetujuan apabila permintaan asuransi diterima.
  2. Open-Cover Policy (OCP) , merupakan jenis polis asuransi pengangkutan untuk periode 1 tahun untuk menjamin pengangkutan yang bersifat rutin. Karakteristik OCP yaitu:
    • Penanggung menerbitkan polis induk yang menjamin secara otomatis seluruh pengiriman/pengangkutan dari Tertanggung yang dilaporkan oleh Tertanggung selama telah sesuai dengan batasan-batasan pada polis;
    • Penanggung menerbitkan sertifikat polis asuransi yang berfungsi sebagai pencatatan administrasi dan perhitungan premi untuk setiap pengangkutan.

 
B. MASA BERLAKU ASURANSI
Jaminan asuransi berlaku sejak saat barang meninggalkan gudang atau tempat penyimpanan di tempat yang disebutkan sebagai awal dimulainya perjalanan, berlaku terus selama perjalanan yang wajar dan berakhir pada:

  • Saat diserah-terimakan di gudang Penerima atau di gudang terakhir lain atau tempat penyimpanan di tempat tujuan yang telah disebutkan; atau
  • Saat diserah-terimakan di gudang atau tempat penyimpanan lain, baik sebelum atau di tempat tujuan yang telah disebutkan, yang dipilih Tertanggung baik digunakan untuk penyimpanan di luar jalur perjalanan yang wajar, atau untuk alokasi atau distribusi; atau
  • Saat berakhirnya waktu 60 hari setelah barang yang diasuransikan selesai dibongkar dari kapal di pelabuhan pembongkaran terakhir;

mana saja yang terlebih dahulu terjadi.

 
C. PERSYARATAN ALAT ANGKUT
Alat angkut yang memenuhi kualifikasi sebagai berikut:

  • Pesawat terbang komersil atau khusus kargo (tidak termasuk helikopter), yang dioperasikan maskapai penerbangan resmi dan terdaftar
  • Truk box tertutup atau Truk bak terbuka yang ditutupi dengan terpal, dalam kondisi laik jalan dan laik angkut, termasuk kapal feri di bawah kendali Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
  • Kapal besi dengan ketentuan:
    • General Cargo, Container Vessel, Ro-Ro, Car Carrier Vessel, usia maks. 35 tahun (classed) atau maks. 25 tahun (unclassed), tonase min. 500GT;
    • Tug & Barge, single towing, usia maks. 25 tahun, classed, tonase min. 100GT (tug) dan 500GT (barge);
    • LCT, usia maks. 25 tahun, classed, tonase min. 500GT;
    • Pelayaran international wajib dengan kapal class dari International Association of Classification Societies (IACS). Sedangkan class dari Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) hanya berlaku untuk pelayaran domestik.

Di luar ketentuan di atas hanya dapat diberikan dengan pertimbangan bisnis (business consideration).

 
D. HARGA PERTANGGUNGAN ASURANSI
Harga Pertanggungan dalam Marine Cargo Insurance secara wajar, yaitu 100-110% dari nilai invoice (FOB/CNF/CIF).

PREMI YANG HARUS DIBAYARKAN
Tarif Premi sangat bergantung pada “Underwriting Information” berikut ini:

  • Sifat Muatan (padat/logam, cair, gas, powder, smell, self-combustion, dan lain-lain)
  • Jenis Pengepakan (container, bulk, loose, dan lain-lain)
  • Jenis Alat Angkut (kapal, pesawat, truck)
  • Rute Pengangkutan
  • Klausula Jaminan
  • Harga Pertanggungan
  • Loss Ratio dalam 5 tahun terakhir

 
Berdasarkan informasi tersebut, umumnya tarif premi berkisar di:

  • Single Shipment: 0.125 – 0.50% dari Harga Pertanggungan Asuransi, dengan premi minimum IDR 1,500,000
  • Open Cover: 0.075 – 0.15% dari Harga Pertanggungan Asuransi, dengan premi minimum IDR 25,000,000 per tahun
PROSEDUR PERMOHONAN
  1. Pemohon mengisi form aplikasi berikut:
  2. Kami akan menginformasikan kepada Pemohon apabila ada informasi atau dokumen tambahan yang dibutuhkan untuk proses underwriting;
  3. Quotation akan kami berikan dalam waktu estimasi 2-5 hari kerja setelah semua informasi lengkap kami terima;

 
CATATAN PENTING:

  1. Polis tidak dapat dibatalkan apabila proses pengangkutan sudah berjalan. Kesepakatan harus sudah terjadi sebelum pengangkutan dimulai. Penanggung berhak memberikan kondisi khusus atau menolak permintaan apabila proses pengangkutan sudah dimulai. Kami menyarankan untuk memilih Open Cover Policy (OCP) untuk pengangkutan yang rutin, sehingga pelaporan data dapat lebih fleksibel dan bisa mendapatkan tarif khusus;
  2. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui email ke: bondan@pusatasuransi.com atau WhatsApp di +6281331064766.

 

Brosur Produk Single Shipment Form Open Cover Form

-Produk Asuransi Marine-

All Rights Reserved. Copyright © 2015-2024
error: Protected Content!!