Prosedur Klaim Asuransi Properti dan Harta Benda

Adalah hal penting untuk diketahui bahwa apabila klien melakukan prosedur klaim yang benar, hal tersebut dapat sangat membantu menyelesaikan klaim secara lancar dan cepat. Apabila prosedur klaim tersebut tidak dilakukan, dapat menyebabkan penundaan penyelesaian klaim dan dalam keadaan tertentu, dapat menyebabkan pihak asuransi menolak klaim.

 

Secara khusus, dalam proses klaim kami akan membahas:

  1. Bagaimana suatu kejadian harus dilaporkan kepada Perusahaan Asuransi
  2. Tindakan apa yang harus segera dilakukan
  3. Informasi apa yang diperlukan oleh Perusahaan Asuransi untuk mendukung pengajuan klaim Anda

 

Mohon pastikan bahwa Anda melakukan prosedur klaim dibawah ini:

 

PELAPORAN KLAIM

Laporkan kejadian kepada bagian klaim PERUSAHAAN ASURANSI secepatnya dan sebisa mungkin tidak lebih dari 5 hari. Keterlambatan melaporkan klaim dapat menyebabkan proses klaim ditolak, kecuali jika Anda dapat memberikan alasan yang sangat masuk akal mengapa terlambat melaporkan klaim tersebut.

 

TINDAKAN YANG HARUS SEGERA DILAKUKAN

Terlepas dari apakah suatu kejadian telah dilaporkan atau Loss Adjuster telah ditunjuk, Anda harus segera melakukan tindakan yang diperlukan untuk  mencegah kematian atau kerusakan harta benda lebih lanjut, sebagai contoh:

  • Memanggil pemadam kebakaran, ambulans, polisi atau pelayanan darurat lainnya.
  • Apabila dalam jam kerja – pastikan mengevakuasi (jika diperlukan) seluruh staf dan lingkungan sekitar.
  • Apabila mesin utama mengalami kerusakan, dapat segera lakukan penggantian mesin/peralatan atau perbaikan.
  • Libatkan satuan keamanan untuk menjaga tempat kejadian (jika diperlukan).
  • Bangun perlindungan atau penopang sementara untuk kaca-kaca atau atap yang rusak apabila memungkinkan.
  • Pindahkan harta benda ke tempat yang lebih aman untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
  • Selamatkan catatan-catatan penting jika mungkin dilakukan
  • Foto sebanyak mungkin kerusakan dan salvage yang ada.

 

PROSES KLAIM

  • Perusahaan Asuransi biasanya akan menunjuk Loss Adjuster untuk investigasi atau memeriksa kerugian/ kerusakan dan menetapkan nilai penggantian. Loss Adjuster adalah ahli independen namun biaya-biaya yang ditagihkan akan dibayar oleh Perusahaan Asuransi. Pihak Adjuster/ Perusahaan Asuransi akan melakukan survey ke tempat kejadian. Biasanya surveyor akan mendokumentasikan yang terjadi di lapangan dan melakukan wawancara kepada Anda atau pegawai Anda sehubungan dengan kejadian tsb. Anda harus bekerja sama/ kooperatif dengan Loss Adjuster/ Perusahaan Asuransi.
  • Untuk mempercepat proses klaim, Anda dapat mempersiapkan kronologi kejadian dan menyediakan estimasi nilai kerugian / perkiraan nilai perbaikan dari supplier atau kontraktor dan memberikan kepada Loss Adjuster / Perusahaan Asuransi pada saat mereka survey ke lokasi.
  • Semua permintaan dokumen akan disampaikan tertulis, dan Loss Adjuster/ Perusahaan Asuransi akan membantu dan memberikan penjelasan yang dibutuhkan.
  • Anda diharuskan untuk menyampaikan seluruh dokumen yang diperlukan secepatnya tidak lebih dari 15 hari sejak tanggal permintaan dokumen. Dalam hal Anda tidak dapat memenuhi permintaan dokumen tertentu, Anda harus membuat penjelasan tertulis ke Perusahaan Asuransi.
  • Jika dokumen telah diterima, Loss Adjuster/ Perusahaan Asuransi akan memeriksa apakah dokumen sudah sesuai dengan yang diminta.
  • Jika semua telah lengkap, Adjuster akan membuat laporan perhitungan klaim. Perusahaan Asuransi akan membuat proposal pembayaran dan meminta persetujuan Anda. Proses ini biasanya membutuhkan waktu 15 hari, tetapi untuk klaim yang besar dan kompleks bisa saja membutuhkan waktu yang lebih lama.
  • Jika proposal pembayaran telah disepakati, Perusahaan Asuransi akan meminta Anda menandatangani Discharge Form sebelum transfer dilakukan dalam waktu 7 hari (rata-rata).

 

INFORMASI DAN DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN

Di bawah ini adalah beberapa contoh dokumen yang biasanya diminta oleh Perusahaan Asuransi. Daftar ini tidak mengikat dan Perusahaan Asuransi mungkin meminta dokumen lain yang spesifik tergantung karakter klaim.

 

BANGUNAN

  • Gambar skema bangunan, cetak biru.
  • Estimasi biaya dari pihak kontraktor untuk memperbaiki, membangun kembali bangunan yang rusak seperti keadaan semula. Estimasi harus dibuat terperinci untuk bahan material dan ongkos kerja.
  • Jika Anda menggunakan bahan material dan tenaga kerja sendiri Anda diminta untuk menyertakan kuitansi pembelian dan perhitungan biaya upah ke Perusahaan Asuransi.
  • Biaya pembangunan kembali bangunan mungkin diminta. Loss Adjusters/ Perusahaan Asuransi mungkin perlu mengecek apakah nilai pertanggungannya memadai.

 

MESIN-MESIN

  • Daftar asset tetap untuk seluruh mesin yang diasuransikan berikut harga barunya (atau harga pembelian awal untuk pertanggungan indemnity). (Loss Adjusters/ Perusahaan Asuransi memerlukan ini untuk mengecek apakah nilai pertanggungan memadai).
  • Kuitansi pembelian asli untuk mesin atau peralatan yang rusak (jika ada).
  • Laporan Teknisi yang menerangkan sebab terjadinya kerusakan.
  • Jika mesin masih bisa diperbaiki – sertakan daftar spare parts yang diperlukan berikut ongkos kerja.
  • Perincian ongkos kerja untuk perbaikan.
  • Perincian ongkos kerja untuk pemasangan kembali.
  • Estimasi biaya penggantian mesin atau peralatan bila tidak dapat diperbaiki

 

STOCK

  • Buku stok untuk periode 6 bulan sebelum kejadian yang menunjukkan penerimaan dan pengeluaran barang.
  • Kuitansi penjualan barang untuk 6 bulan sebelum kejadian.
  • Catatan stok pada saat kejadian, lengkap dengan jenis barang, model, jumlah dan harga masing-masing jenis.
  • Perincian stok yang rusak lengkap dengan jenis barang, model, jumlah dan harga masing-masing jenis.
  • Gambar skema tempat penyimpanan barang di lokasi pertanggungan.
All Rights Reserved. Copyright © 2015 - PusatAsuransi.com Contact Us