Asuransi Pengangkutan Barang (Marine Cargo Insurance)

marinecargoinsurance

 

DEFINISI PRODUK

Marine Cargo Insurance lebih dikenal dengan asuransi pengangkutan barang. Asuransi ini menyediakan perlindungan resiko terhadap barang melalui suatu sarana pengangkutan/alat angkut, baik angkutan darat, udara maupun laut.

 

SIAPA YANG MEMBUTUHKAN

Membicarakan Marine Cargo Insurance, maka kita tidak terlepas dari keterkaitan pihak-pihak yang ada dalam suatu sistem perdagangan, baik itu sistem perdagangan lokal maupun internasional. Pihak-pihak tersebut antara lain:

  • Buyer: Pihak yang membeli barang.
  • Seller: Pihak yang menjual barang.
  • Bank: Pihak yang memberikan kredit.
  • Shipping Co: Pihak pelayaran yang menyediakan kapal sebagai sarana pengangkutan laut.
  • EMKL: Pihak yang menyediakan jasa transportasi darat untuk dimuat di kapal.
  • Freight Forwarding: Pihak jasa pengurusan ekpor /impor bagi eksportir /importir.
  • PBM: Perusahaan bongkar muat, pihak yang melayani proses bongkar muat barang dari kapal ke darat atau sebaliknya.
  • Bea Cukai: Pihak yang mengurus kepabeanan pelabuhan yang bekerja atas nama pemerintah.

Masih banyak lagi keterkaitan pihak-pihak yang ada dalam perdagangan suatu barang. Oleh karenanya berbicara mengenai Marine Cargo Insurance adalah berbicara tentang kegiatan transaksi pengiriman barang-barang secara universal.

 

LINGKUP JAMINAN

icc-covered

 
Untuk pengangkutan jalur laut, terdapat 3 (tiga) pilihan klausul, yaitu:

Institute Cargo Clause (ICC) "A"

Memberikan jaminan kerugian atas muatan terhadap segala jenis risiko kecuali risiko-risiko yang dikecualikan (all risks) sebagaimana tertera dalam ICC “A” Poin Pengecualian pada spesimen Polis. Jaminan tersebut berlaku sejak saat barang meninggalkan gudang atau tempat penyimpanan yang disebutkan dalam polis sebagai awal dimulainya perjalanan, berlaku terus selama perjalanan yang wajar dan berakhir pada:

  • Saat diserah-terimakan di gudang Penerima atau di gudang terakhir lain atau tempat penyimpanan di tempat tujuan yang telah disebutkan.
  • Saat diserah-terimakan di gudang atau tempat penyimpanan lain, baik sebelum atau di tempat tujuan yang telah disebutkan, yang dipilih Tertanggung baik digunakan untuk penyimpanan diluar jalur perjalanan yang wajar, atau untuk alokasi atau distribusi.
  • Saat berakhirnya waktu 60 hari setelah barang yang diasuransikan selesai dibongkar dari kapal di pelabuhan pembongkaran terakhir, mana yang terlebih dahulu terjadi.

[-]
Institute Cargo Clause (ICC) "B"

Memberikan jaminan hanya untuk risiko-risiko sebagai berikut:

  • kebakaran atau ledakan.
  • kapal atau perahu kandas karam tenggelam atau terbalik.
  • alat angkut darat terbalik atau keluar dari rel.
  • tabrakan antara kapal dengan kapal atau tabrakan antara kapal perahu atau alat angkut dengan benda dari luar selain kapal kecuali air.
  • pembongkaran barang di pelabuhan darurat.
  • gempa bumi letusan gunung berapi atau petir.
  • pengorbanan kerugian umum.
  • pembuangan barang dari kapal ke laut dalam upaya menyelamatkan kapal beserta seluruh kepentingan di dalamnya (jettison) atau tersapu barang ke laut karena ombak.
  • masuknya air laut danau atau sungai ke dalam kapal perahu palka alat angkut kontainer mobil boks atau tempat penimbunan.
  • Kerugian total per koli hilang terlempar atau jatuh selama dimuat ke, atau dibongkar dari, kapal atau perahu.

[-]
Institute Cargo Clause (ICC) "C"

Memberikan jaminan hanya untuk risiko-risiko sebagai berikut:

  • kebakaran atau ledakan.
  • kapal atau perahu kandas karam tenggelam atau terbalik.
  • alat angkut darat terbalik atau keluar dari rel.
  • tabrakan antara kapal dengan kapal atau tabrakan antara kapal perahu atau alat angkut dengan benda dari luar selain kapal kecuali air.
  • pembongkaran barang di pelabuhan darurat.
  • pengorbanan kerugian umum.
  • pembuangan barang dari kapal ke laut dalam upaya menyelamatkan kapal beserta seluruh kepentingan di dalamnya (jettison) atau tersapu barang ke laut karena ombak.

[-]
Pengecualian Umum

Pengecualian standar dalam polis ICC “A”, ICC “B”, dan ICC “C” Marine Cargo adalah kerugian akibat hal-hal sebagai berikut:

  • Dilakukan dengan sengaja oleh tertanggung atau pegawainya.
  • Bocor, berkurang berat, susut biasa, keausan yang wajar atas barang.
  • Packing yang kurang baik, kurang memadai termasuk di dalam kontainer.
  • Kerusakan karena sifat alamiah barang, karat.
  • Kerugian karena sebab keterlambatan.
  • Kerugian karena ketidakmampuan keuangan tertanggung.
  • Kapal Pengangkut tidak laik laut, overload.
  • Akibat resiko nuklir dan sejenisnya.
  • Akibat resiko perang, huruhara, kerusuhan.
  • Lainnya merujuk pada polis.

[-]

 
Klausul jaminan tambahan (optional), yang sering digunakan dalam Marine Cargo Insurance (jaminan ini tidak termasuk di dalam jaminan jika klausul ini tidak dilekatkan pada polis), yaitu:

Institute Strike Clause

Jaminan terhadap risiko pemogokan, penghalangan kerja/pekerja, gangguan kerja, kerusuhan, huru-hara sipil, aksi teroris, aksi dengan motif politik, biaya penyelamatan (general average) dan salvage atas kerugian akibat risiko tersebut.

[-]
Institute War Clause

Jaminan terhadap risiko perang, perang saudara, pemberontakan, tindakan kekerasan dari dan atau melawan penguasa, penangkapan, pengambilalihan, penahanan berkaitan dengan risiko yang disebut diatas, ranjau, torpedo, bom atau senjata perang yang ditinggalkan, biaya penyelamatan (general average) dan salvage atas kerugian akibat risiko tersebut.

[-]

 

ALAT ANGKUT

Untuk pengangkutan melalui jalur laut, dipersyaratkan alat angkut kapal dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Kapal Besi Usia Maksimal 25 tahun Minimum 100 GRT
  • Tongkang & Tug Boat Usia Maksimal 15 tahun Minimum 100 GRT
  • LCT Usia Maksimal 15 tahun Minimum 100 GRT
  • Kapal Kayu Maksimal 10 tahun Minimal 100 GRT

Untuk pengiriman alat berat dipersyaratkan adanya survey oleh Independent Marine Surveyor (IMS) dan melakukan setiap rekomendasi yang diberikan. Seluruh biaya IMS ditanggung oleh Pemohon.

 

NILAI PERTANGGUNGAN

Harga pertanggungan, merupakan Nilai dari tiap harta benda yang diasuransikan berdasarkan Invoice /faktur dan/atau harga pasar. Unsur Harga Pertanggungan meliputi:

  • Harga Barang (Cost/Price)
  • Biaya pengangkutan
  • Premi Asuransi (optional)
  • Perkiraan Keuntungan (optional – umumnya 10% dari harga barang)

 

PREMI

Tarif Premi sangat bergantung pada “Underwriting Information” berikut ini:

  • Jenis Barang yang Diangkut
  • Jenis Packing
  • Jenis Kapal dan Klas Kapal
  • Rute Pelayaran (domestik/overseas)
  • Perusahaan yang mengoperasikan kapal (experience)
  • Pilihan Jaminan dan Perluasan Jaminan
  • Estimasi Frekuensi Pengiriman (hanya sesekali saja atau tiap hari atau tiap bulan) dan Nilai Pertanggungan
  • Loss Ratio dalam 3 tahun terakhir

Berdasarkan pengalaman kami, tarif premi Marine Cargo yang dapat diberikan berkisar di 0.08 – 0.2% dari Harga Pertanggungan.

 

TIPE POLIS

Polis dapat berupa Single Voyage (per shipment) ataupun Open Policy untuk pengangkutan yang bersifat rutin sehingga proses penerbitan polis dapat dilakukan dengan cepat (antara 1-3 hari kerja). Dalam Open Policy, akan diberikan ketentuan menyeluruh yang bersifat tetap untuk setiap ada penerbitan polis, sehingga tidak diperlukan lagi proses underwriting di setiap pengangkutan.

 

BAGAIMANA CARA MEMBELINYA?

Hubungi kami melalui email: bondan@pusatasuransi.com atau melalui WhatsApp di +62 813 3106 4766, dan informasikan “Underwriting Information” beserta Perusahaan Anda. Kami akan memberikan penawaran yang terbaik untuk Anda sesegera mungkin.

All Rights Reserved. Copyright © 2015 - PusatAsuransi.com Contact Us