Asuransi Mobil

Apa Itu Asuransi Mobil?

Berkendara merupakan suatu kebutuhan dasar dalam menjalankan aktivitas keseharian. Entah itu untuk keperluan pekerjaan, mengantar anak ke sekolah, hingga sekedar rekreasi, semuanya melibatkan kendaraan sebagai sarana yang membantu kehidupan Anda. Hal ini membuat asuransi mobil menjadi suatu kebutuhan yang primer karena banyak ketidakpastian yang bisa terjadi di jalanan.

 
Asuransi Mobil adalah produk asuransi yang memberikan penggantian atas kerugian yang dialami oleh pemilik mobil atas kerusakan karena kecelakaan dan pencurian, yang dapat diperluas dengan asuransi kecelakaan pengemudi/penumpang dan tanggung jawab hukum atas tuntutan pihak ketiga yang dirugikan akibat mobil yang diasuransikan.

[-]
Apa Saja Yang Dijamin?

Produk ini memberikan 2 (dua) pilihan jaminan dasar yaitu:

  1. Jaminan Comprehensive
    Jaminan ini memberikan perlindungan menyeluruh atas kerusakan/kerugian pada kendaraan karena tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian ataupun kecelakaan lalu lintas, kebakaran.
  2. Jaminan Total Loss Only
    Jaminan ini memberikan perlindungan dari risiko kehilangan total akibat pencurian, kebakaran, maupun kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kerusakan total pada kendaraan Anda. Kerusakan total disini dapat diartikan sebagai nilai perbaikan yang besarannya mencapai minimal 75% dari harga mobil itu sendiri.

 
Produk ini juga menyediakan beberapa jaminan perluasan yang disertakan dalam jaminan dasar, yaitu:

  1. Banjir, Badai, Hujan Es, Tanah Longsor, Angin Topan
    Memberikan jaminan terhadap kerugian dan atau kerusakan pada kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, yang disebabkan secara langsung oleh angin topan, badai, hujan es, banjir, genangan air dan atau tanah longsor.
    Untuk kerugian dan atau kerusakan pada kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, yang disebabkan secara langsung oleh banjir hanya menjamin kerugian dan atau kerusakan yang disebabkan oleh Water Damage Only, dan tidak menjamin kerugian dan atau kerusakan yang disebabkan oleh Water Hammer (kerusakan mesin akibat air yang masuk ke mesin yang dalam keadaan hidup).
    Contoh Kerugian / Kerusakan akibat Water Damage:

    • Pembersihan interior mobil akibat banjir.
    • Kerusakan bagian Electrical dan Computer pada mobil akibat banjir.
    • Kerusakan aksesoris lainnya selain Engine (mesin) akibat banjir.
  2. Gempa Bumi, Tsunami, Letusan Gunung Berapi
    Memberikan jaminan terhadap kerugian dan atau kerusakan pada kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, yang disebabkan secara langsung oleh gempa bumi, tsunami, dan atau letusan gunung berapi.
  3. Huru Hara dan Kerusuhan (SRCC), Terorisme dan Sabotase
    Memberikan jaminan sebagaimana diatur di bawah ini:

    • Kerusakan pada Kendaraan Bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh salah satu atau lebih dari risiko-risiko berikut ini: Kerusuhan, Pemogokan, Penghalangan Bekerja, Perbuatan Jahat, Tawuran, Huru-Hara, Pembangkitan Rakyat tanpa penggunaan senjata api, Revolusi tanpa penggunaan senjata api, Makar, Terorisme, Sabotase, Pencegahan yang wajar terkait risiko-risiko tersebut.
    • Kerugian atas kendaraan bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh penjarahan yang terjadi selama Kerusuhan.

    Dengan syarat risiko-risiko tersebut tidak berkembang dalam rangkaian kejadian yang tidak terputus menjadi satu atau lebih dari risiko-risiko yang dikecualikan.

  4. Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
    Memberikan jaminan atas kerugian yang menjadi tanggung jawab hukum Tertanggung terhadap Pihak Ketiga, yang secara langsung disebabkan oleh kendaraan bermotor yang dipertanggungkan. Biaya yang dijamin adalah:

    • Biaya atas kerusakan harta benda
    • Biaya pengobatan, cidera badan dan atau kematian
    • Biaya bantuan ahli hukum sebesar 10% dari nilai pertanggungan
  5. Kecelakaan Diri
    • Memberikan jaminan terhadap cidera badan atau kematian terhadap pengemudi dan penumpang di dalam kendaraan bermotor yang secara langsung disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor yang dipertanggungkan.
    • Memberikan juga jaminan atas biaya perawatan atas cidera badan akibat kecelakaan yang secara langsung disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor yang dipertanggungkan sebesar 10% dari Uang Pertanggungan Kecelakaan Diri.
[-]
Apa Saja Yang Tidak Dijamin?

  1. Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan, biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, yang disebabkan oleh:
    1. kendaraan digunakan untuk:
      • menarik atau mendorong kendaraan atau benda lain, memberi pelajaran mengemudi;
      • turut serta dalam perlombaan, latihan, penyaluran hobi kecakapan atau kecepatan, karnaval, pawai, kampanye, unjuk rasa;
      • melakukan tindak kejahatan;
      • penggunaan selain dari yang dicantumkan dalam Polis;
    2. penggelapan, penipuan, hipnotis dan sejenisnya;
    3. perbuatan jahat yang dilakukan oleh:
      • Tertanggung sendiri;
      • suami atau istri, anak, orang tua atau saudara sekandung dari Tertanggung;
      • orang yang disuruh Tertanggung, bekerja pada Tertanggung, orang yang sepengetahuan atau seizin Tertanggung;
      • orang yang tinggal bersama Tertanggung;penggunaan selain dari yang dicantumkan dalam Polis;
      • pengurus, pemegang saham, komisaris atau pegawai, jika Tertanggung merupakan badan hukum;
    4. kelebihan muatan dari kapasitas kendaraan yang telah ditetapkan pabrikan.
  2. Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian dan atau kerusakan Kendaraan Bermotor atau biaya yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh:
    • barang atau hewan yang sedang berada di dalam, dimuat pada, ditumpuk di, dibongkar dari atau diangkut oleh kendaraan bermotor yang dipertanggungkan;
    • zat kimia, air atau benda cair lainnya, baik yang berada di dalam maupun di luar Kendaraan Bermotor yang dipertanggungkan, kecuali merupakan akibat dari risiko yang dijamin Polis.
  3. Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas kendaraan bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh:
    • kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasaan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan;
    • gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya;
    • reaksi nuklir, termasuk tetapi tidak terbatas pada radiasi nuklir, ionisasi, fusi, fisi atau pencemaran radio aktif, tanpa memandang apakah itu terjadi di dalam atau di luar kendaraan dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.
  4. Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas kendaraan bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, jika:
    • disebabkan oleh tindakan sengaja Tertanggung dan atau pengemudi;
    • pada saat terjadinya kecelakaan, kendaraan bermotor yang dipertanggungkan dikemudikan oleh seseorang yang tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
    • dikemudikan oleh seorang yang berada di bawah pengaruh minuman keras, obat terlarang atau sesuatu bahan lain yang membahayakan;
    • dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan;
    • memasuki atau melewati jalan tertutup, terlarang, tidak diperuntukkan untuk kendaraan bermotor atau melanggar rambu-rambu lalu-lintas.
  5. Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian dan atau kerusakan atas:
    • perlengkapan tambahan yang tidak disebutkan pada Polis.
    • ban, velg, dop yang tidak disertai kerusakan pada bagian lain Kendaraan Bermotor
    • kunci dan atau bagian lainnya dari kendaraan bermotor pada saat tidak melekat atau berada di dalam kendaraan tersebut;
    • bagian atau material kendaraan bermotor yang aus karena pemakaian, sifat kekurangan material sendiri atau salah dalam menggunakannya;

[-]
Apa Saja Yang Perlu Diketahui Mengenai Produk Ini?
  1. Risiko Sendiri (Own Risk/Deductible)
    Risiko sendiri atau deductible atau potongan klaim dibebankan kepada Tertanggung atas setiap kejadian yang menyebabkan klaim. Besaran Risiko Sendiri terdapat pada polis untuk setiap jenis jaminan dasar ataupun perluasan (kecuali tanggung jawab hukum pihak ketiga dan kecelakaan diri). Besaran risiko sendiri akan dikalikan jumlah kejadian yang menyebabkan klaim (bukan jumlah laporan klaim). Adapun Risiko Sendiri yang dikenakan adalah:

    • Kerugian atas jaminan dasar: Rp. 300.000 per kejadian
    • Kerugian atas jaminan perluasan (tidak termasuk Perluasan Kecelakaan Diri Pengemudi/Penumpang dan Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga): 10% dari nilai klaim, minimum Rp. 500.000 per kejadian
    • Besaran risiko sendiri lainnya diberikan berdasarkan permintaan asuransi kendaraan bermotor
  2. Pertanggungan di Bawah Harga
    Jika pada saat terjadinya kerugian dan atau kerusakan yang disebabkan oleh risiko nyg dijamin Polis ini, harga pertanggungan kendaraan bermotor lebih kecil daripada harga sebenarnya dari kendaraan bermotor yang dipertanggungkan sesaat sebelum terjadinya kerugian dan atau kerusakan, maka Tertanggung dianggap sebagai penanggungnya sendiri atas selisihnya dan menanggung sebagian kerugian yang dihitung secara proporsional. Perhitungan ini dilakukan sebelum pengurangan Risiko Sendiri yang terdapat dalam polis.
[-]
Berapa Premi Yang Harus Saya Bayarkan?
  1. Simulasi Premi
    Gunakan menu “Get A Quote” yang terdapat di bagian bawah halaman ini.

  2. Premi dibayarkan tahunan (atau sesuai lamanya periode pertanggungan) secara sekaligus di depan
[-]
Bagaimana Prosedur Mengajukan Klaim?

Dalam hal terjadinya suatu peristiwa yang memungkinkan timbulnya suatu klaim di bawah dalam pertanggungan ini, Tertanggung wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Melaporkan selambat-lambatnya ke Kantor Pusat atau Kantor Cabang Perusahaan Asuransi atau Agen/Broker Asuransi dalam waktu 5 hari sejak terjadinya kecelakaan atau pencurian.
  2. Melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan seperti mengisi formulir pengajuan klaim, STNK, dan SIM pengemudi, surat laporan polisi dalam hal klaim Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga, Pencurian atau Niat Jahat, Tembusan Surat Tuntutan kepada pihak lain yang menyebabkan kerugian.
  3. Dalam hal pelaporan klaim bukan oleh Tertanggung seperti yang namanya tercantum di polis maka diwajibkan melengkapi dokumen tambahan berupa: KTP/ID asli Tertanggung yang namanya tercantum di polis atau Fotocopy KTP/ID Tertanggung disertai Surat Kuasa bermaterai.
  4. Penanggung akan melakukan survey dan menentukan apakah klaim dijamin atau ditolak berdasarkan kondisi/syarat polis dan menunjuk bengkel untuk memperbaiki kerusakan.
  5. Jangan melakukan perbaikan atas kerusakan sebelum mendapatkan persetujuan dari Perusahaan Asuransi.
  6. Dalam hal adanya tuntutan pihak ketiga, maka:
    • Tertanggung tidak diperbolehkan memberikan janji, keterangan atau melakukan tindakan yang menimbulkan kesan bahwa ia mengakui tanggung gugatnya.
    • Tertanggung harus segera menyerahkan dokumen yang ada sehubungan dengan tuntutan pihak ketiga tersebut, yaitu:
      • Salinan SIM Pengemudi & STNK dari pihak ketiga.
      • Laporan Kepolisian setempat (bila dibutuhkan perusahaan Asuransi).
      • Surat Tuntutan dari Pihak ketiga.
    • Tertanggung menguasakan kepada Penanggung untuk mengurus tuntutan ganti rugi ke pihak ketiga dan apabila diperlukan.
[-]
Bagaimana Cara Mengajukan Permohonan Asuransi?

Anda cukup mengisi formulir aplikasi melalui menu “Get A Quote” yang terdapat di bagian bawah halaman ini. Lampirkan identitas dan foto mobil Anda. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan email kami ke: bondan@pusatasuransi.com atau melalui WhatsApp di +6281331064766.

[-]

 

Get A Quote Download Policy Wording

All Rights Reserved. Copyright © 2018 - PusatAsuransi.com
error: Protected Content!!